I made this widget at MyFlashFetish.com.

Tuesday, August 31, 2010

SALAM KEMERDEKAAN

poster kemerdakaan Persatuan Silat Cekak Ustaz Hanafi UKM


Poster kemerdekaan Persatuan Mahasiswa Kelantan Darul Naim

Inilah poster yang sempat aku buat untuk kemerdekaan kali ke-53 ini. Di buat untuk persatuan silat dan persatuan anak negeri yang aku join. first time aku belajar dari suhaimi dan ihsan. syukran jazilan atas ilmu yang diajar. walaupun tak cantik tapi oklah untuk permulaan...yang penting terus berusaha.."mula-mula hodoh, nanti lama-lama cantiklah"hehe

Hari ini negara Malaysia iaitu negaraku sudah mencapai kemerdekaan yang ke-53. Tapi aku tertanya-tanya adakah benar kami sudah merdeka??? Adakah sekadar merdeka pada nama sahaja. Perangai masyarakatnya semakin hari semakin menjadi-jadi. Semakin banyak isu-isu di akhbar-akhbar berkaitan isu pembuangan bayi dan gejala sosial yang lain yang semakin membimbangkan.

Inikah yang dinamakan merdeka??? Namun aku sangat terkilan. Apabila tibanya detik kemerdekaan kita beramai-ramai berduyun-duyun ke stadium untuk meraikkan kemerdekaan. Banyak duit dan masa diperhabiskan untuk melaksanakan dan menyambut kemerdekaan. bagiku tidak salah, cuma apa yang kita dapat dari itu? pada pandanganku, pada hari dan masa itu semakin ramai dikalangan remaja kita yang semakin leka.

Ayuh kita semaikan dalam diri kita erti kemerdekaan yang sebenar-benarnya. Bukan hanya bebas dari penjajah tapi bebas dari pemikiran dan budaya-budaya barat yang semakin berleluasa. Ayuh kita kembali kejalan yang sebenarnya iaitu JALAN ISLAM berpandukan Al-Quran dan Al-Sunnah..

Thursday, August 26, 2010

Thursday, August 19, 2010

YANG TIDAK BISA DIUCAPKAN OLEH AYAH...



RINDUNYA AYAH...MAAFKAN ANAKMU SEKIRANYA BANYAK KELAKUAN YANG MENGURIS JIWA...insyaAllah anakmu ini akan cuba berubah...menjadi anak yang betul-betul soleh..sayang ayah...

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri,yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya...Akan sering merasa rindu sekali dengan ibunya..Lalu bagaimana dengan AYAH?
Mungkin kerana ibu lebih sering menelefon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata ayah-lah yang mengingatkan ibu untuk menelefonmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, ibu-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sekembalinya ayah dr bekerja dan dengan wajah lelah ayah selalu menanyakan pada ibu tentang khabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil.Ayah biasanya mengajari putri kecilnya naik basikal .Dan setelah ayah mengganggapmu sudah boleh menunggangnya, ayah akan melepaskan roda bantu di basikalmu .Kemudian Ibu bilang : "Jangan dulu ayahnya, jangan ditanggalkan dulu roda bantunya", itu kerana ibu takut puteri manisnya akan terjatuh lalu terluka....
Tapi sedarkah dikau?Bahwa ayah dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh basikal dengan seksama kerana dia tahu puteri kecilnya PASTI mampu melakukannya.

Pada saat kamu menangis merengek meminta alat permainan yang baru, ibu menatapmu hiba.Tetapi ayah akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang" Tahukah kamu, ayah melakukan itu kerana ayah tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi.
Saat kamu ditimpa sakit , ayah lah yang terlalu khawatir sampai kekadang sedikit membentak dengan berkata : "Sudah di beritahu! kamu jangan minum air sejuk!".Berbeza dengan ibu yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.Ketahuilah, saat itu ayah benar-benar mengkhuatirkan keadaanmu..

Setelah lulus SPM, Ayah akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Doktor atau Engineer. Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan ayah itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti.Tapi ayah tetap tersenyum dan menyokongmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan ayah.

Ketika kamu menjadi gadis dewasa.Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain.ayah harus melepaskanmu di bandar.Tahukah kamu bahwa badan ayah terasa kaku untuk memelukmu? Ayah hanya tersenyum sambil memberi nasihat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati.Padahal ayah ingin sekali menangis seperti ibu dan memelukmu erat-erat.Yang ayah lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".Ayah melakukan itu semua agar kamu KUAT....kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.

Disaat kamu kesempitan wang untuk membiayai perbelanjaan semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah ayah. Ayah pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya boleh merasa sama dengan teman-temannya yang lain.Ketika permintaanmu bukan lagi sekadar meminta alat mainan yang baru, dan ayah tahu ia tidak mampu memberikan apa yang kamu inginkan...
Kata-kata yang keluar dari mulut Ayah adalah : "Tidak.... Tidak boleh!" Padahal dalam batin Ayah, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti ayah belikan untukmu".Tahukah kamu bahwa pada saat itu Ayah merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu berjaya sebagai seorang sarjana. Ayah adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.Ayah akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "puteri kecilnya yangtidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang" Sampai saat seorang lelaki datang ke rumah dan meminta izin pada ayah untuk mengambilmu darinya.Ayah akan sangat berhati-hati memberikan izin..Kerana Ayah tahu.....Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.

Dan akhirnya....
Saat ayah melihatmu duduk di kerusi pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya mampu menggantikannya, Ayah pun tersenyum bahagia..Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu ayah pergi kebelakang pentas pelaminan sebentar, dan menangis? Ayah menangis karena ayah sangat berbahagia, kemudian ayah berdoa....Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Ayah berkata: "Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik....Puteri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita solehah yang cantik....Bahagiakanlah dia bersama suaminya...rahmatilah kehidupan mereka Ya Allah"
Setelah itu Ayah hanya mampu menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk...Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....Ayah telah menyelesaikan tugasnya....Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita...Adalah seseorg yang harus selalu terlihat kuat...Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu.Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU MAMPU" dalam segala hal..
Ketahuilah ayah..bahawa ku sentiasa menyanyangimu setiap masa.Akan ku jaga nama keluarga kita, insyaAllah saat ini dan sampai akhir hayat anakmu ini...

wallahua'lam

Wednesday, August 4, 2010

salam ramadhan

Dalam masa beberapa hari lagi, saat2 yg dinanti2kan akan tiba. saya berharap, ramadhan kali ini dapat di lalui dengan jayanya..insyaAllah...

Di bulan Ramadhan ini kita di wajibkan berpuasa, puasa sebagai arena dan sarana melatih diri menjadi insan taqwa. Sebagaimana Firman Allah dalam surat Al-Baqarah 183.



Wahai orang-orang yang beriman! Kamu diwajibkan berpuasa sebagaimana diwajibkan puasa itu,
ke atas orang-orang yang dahulu daripada kamu, supaya kamu bertaqwa.



Bulan Ramadhan adalah bulan yang dinanti-nantikan kehadirannya oleh ummat Islam, kerana di bulan itu banyak peluang dan kesempatan yang baik untuk meningkatkan keimanan dan amal ibadah. Bulan Ramadhan dikenal sebagai bulan barakah yang penuh keberkatan, bulan maghfiran bulan keampunan, sebagai bulan ibadah kerana di dalamnya berbagai ibadah serentak dilakukan, iaitu ibadah solat , zakat dan puasa dan pahalanya pula di lipat gandakan.

Rasulullah saw. Apabila menjelang kedatangan ramadhan beliau berkhutbah memberi motovasi kepada para sahabat dan ummat Islam untuk menyambut kedatangan Ramadhan ini dengan persiapan yang rapi, dan mengisinya dengan amal ibadah dengan penuh kesungguhan dan harapan. Sebagaimana dalam sebahagian Khutbah Rasulullah Menjelang Ramadhan

Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kamu sekalian bulan Allah dengan membawa berkah, rahmat dan maghfirah (keampunan). Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. saat demi saatnya adalah saat-saat paling utama. Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan-Nya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu adalah ibadah, amal-amalmu diterima, dan doa-doamu dimakbulkan.

Bermohonlah kepada Allah Rabbmu, dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan puasa dan membaca kitab-Nya. Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu, kelaparan dan kehausan di hari Kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin.
Muliakanlah orang-orang tuamu, sayangilah yang muda, eratkanlah tali persudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya, dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya.

Kasihanilah anak-anak yatim, niscaya kamu akan dikasihi manusia. Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu solatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih;


Dia menjawab kepada hanba Nya ketika mereka menyeru-Nya, Dia menyambut hamba Nya, ketika mereka memanggil-Nya, dan Dia mengabulkan permintaan hamba Nya, ketika mereka berdoa kepada-Nya.

Wahai manusia!
Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa)-mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu. Iaitu memperbanyakan solat sunat ( diantaranya solat sunat Tarawih).

Ketahuilah! Allah ta'ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabbul 'Alamin. ( iaitu di hari kiamat nanti).

Wahai manusia!
Barangsiapa di antaramu memberi makanan untuk berbuka puasa kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ramadhan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang hamba sahaya, dan ia diberi ampunan atas dosa-dosanya yang lalu.
(Sahabat- sahabat bertanya, " Ya Rasulullah! Tidaklah kami semua mampu berbuat demikian." Rasulullah Menjawab Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya bersedekah dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya bersedekah dengan seteguk air.

Wahai manusia!
Barang siapa yang mempercantikkan akhlaknya di bulan ini ia akan berhasil melewati jambatan sirathal mustaqin, yang pada hari ketika itu, banyak kaki-kaki tergelincir.
Barangsiapa yang meringankan pekerjaan pegawai atau pembantunya atau hambanya di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari Kiamat.

Barangsiapa menahan keburukkannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakannya pada hari ia berjumpa dengan-nya.

Barangsiapa menyambungkan tali persudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.
Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini ( seperti solat sunat tarawikh) , Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka.

Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa pada bulan ini membaca satu ayat Al-Qur’an, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Qur'an pada bulan-bulan yang lain.

Wahai manusia!
Sesungguhnya pintu-pintu syurga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak akan pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Syaitan-syaitan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu. Ali bin Abi Thalib r.a. berdiri dan berkata,"Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama di bulan ramadhan ini? " Jawab Baginda, “Ya abal Hasan! Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah."

Sidang Jumaat yang berbahagian begitulah sebahagian isi khutbah Rasulullah menjelang kedatangannya bulan suci ramadhan, penuh dengan pengajaran, sarat dengan nasihat, mengobarkan semangat beramal ibadah serta motifasi supaya umatnya menggunakan peluang dan kesempatan yang ada di bulan Ramadhan, mari kita rebut peluang dan kesempatan yang baik ini, semoga kita di beri kekuatan Iman kesehatan badan untuk melakukannya. Amin.



Khutbah ke 2.

Muqaddimah….

Sidang jumaat yang berbahagia mari kita perhatikan Sabda Rasulullah SAW.

Kalaulah umatku tahu akan kebaikan , peluang dan kesempatan di bulan Ramadhan , niscaya ummatku akan menginginkan ramadhan itu satu tahun . kerana kebaikannya di lipat gandakan, dosa diampunkan, doa di kabulkan, dan syurga merindukan orang yang sedang berpuasa.


Syurga merindukan kepada 4 golongan manusia, iaitu yang membaca Al- Quran, yang memberi makan kepada yang berpuasa, yang menjaga lisan dan yang berpuasa di bulan ramadhan,

oleh:
Ustaz D.Cahyono Bin Nurdin
Imam Masjid Universiti Teknologi PETRONAS

Thursday, April 29, 2010

saat yang di nanti

Dalam 1 jam lebih lagi, saya akan menghadapi exam yang terakhir untuk sem ini...semua pengalaman sem ini di lalui dengan penuh kegembiraan, kesedihan, kestressan dan sebagainya. syukur ke hadrat ilahi, kerana dengan limpahnya, saya dapat meneruskan perjuangan walaupun hampir tertewas dan terjatuh.terima kasih kepada kawan2 yang banyak membantu. thank a lot to Raihan, Nadhirah, fiz, qhairina, suhaida, nurul akma, kawan2 PIBA semua, pimpinan PERDANA sesi baru dan sesi lepas, pimpinan persatuan silat cekak Ustaz Hanafi, dan geng2 silat cekak semua. segala kenangan akan tetap di simpan di sanubari...Pada sem kedua ini sangat mencabar bagi saya..di sini saya terpaksa menbahagi masa dengan sebaik2nya...mungkin sebelum ini, saya tidak suka untuk menbuat jadual masa..tapi insyaAllah pada masa akan datang akan di cuba..pada sem ini jugak. saya dapat mengetahui apa itu DAKWAH secara mendalam dan terperinci..Mungkin sebelum ini, saya pernah mendengar kalimah DAKWAH itu. cuma bab kata , seperti masuk telunga kanan dan keluar telinga kiri. dengan mempelajarinya baru saya ketahui yang tugas DAKWAH bukan tugas yang mudah..ia memerlukan pengorbanan dan kesetiaan yang sangat tinggi dalam memastikan ISLAM terus mekar di bumi ALLAH ini...emm...semoga saya terdiri di kalangan mereka2 yang sabar dalam menyeru agama Allah dengan semangat juang yang tinggi.walaupun sekarang cume ada semangat dan tidak cube di praktiskan...sem ini, saya belajar apa itu dakwah, tujuan dakwah, cabaran2 dakwah dan banyak lagi..mungkin sebelum ini saya cuma tahu apa itu dakwah je..kerana di sekolah pun ada persatuan badan dakwah.cuma saya yang tidak cuba melibatkan diri dalam persatuan tersebut.Ya Allah..baru ku tahu yang tugas dakwah wajib kepada semua..semoga kesedaran yang sedikit ini belum terlambat tuk kembali kepadaNya...harap2 kenangan sem 2 di ukm ni akan menjadi kenanagna yang terindah dalam diari hidup ini..sem 2 ni, saya mula berpersatuan..banyak memang banyak..sampaikan keluarga kat kampung semua terkejut..mereka bukan apa, cuma takut, aku yang tidak larat menghadapinya..syukran mak, ayah, adik, akak, abang n semua..dorongan kalian akan tetap di hatiku...tak sabar nak bertolak balik kelantan nanti..mesti banyak yang berubah..

Wednesday, April 28, 2010

cerita yg saya petik dari seorng hamba Allah..

Sekembali dari walimah, saya sempat bertemu dengan seorang sahabat., kami minum di PWTC selepas dia menghantar anaknya kepada bekas suami. Banyak cerita yang kami bualkan.. hinggalah dia meminta pandangan akan perihal cintanya, dia rasa serba salah dengan cinta barunya, hanya kerana dia seorang yang biasa saja.. sedangkan pasangan (bakal suami) seorang yang berkedudukan dan berpengaruh.

Saya tidak lansung membuatkan keputusan untuknya tapi saya berikan beberapa panduan. Saya minta dia bertenang dan berfikir sambil berkata dan berbual-bual dengan hatinya.. soal dan jawablah dengan diri sendiri., selain melihat faktor pendorong dan penyebab dia merasakan harus lari atau mengelak cinta yang datang…

Haruskan lari dari cinta? Kenapa? apakah kerana anda rasa tidak layak untuk dicintai atau rasa tidak mampu untuk memupuk cinta.? Atau kerana anda rasa cinta itu satu yang dimomokkan sebagai kotor dan sekadar mengundang masalah atau bencana?

Tidak .. 'kuasa cinta' sebenarnya sangat kuat. Dengan cinta kita terdorong menjadi manusia yang bersemangat dan bermotivasi, dengan cinta, hari yang suram akan terasa indah dan penuh warna warni. Dengan cinta seorang yang keras menjadi selembut manusia. Itu kalau cinta dibalas atau disemai dengan cara yang betul.

Pun ada ketika dengan cinta manusia bertukar watak sebaliknya, pembengis, panas baran, tidak terurus, yang ada kesuraman dan penuh kelabu. Tidak bermotivasi, tidak ceria dan penuh duka.. kenapa?

Kerana kita tidak meletakkan dan mengurus cinta dengan betul. Kita sering kesasar dalam mematlamatkan cinta. Untuk apa, bagaimana, kemana dan sampai bila cinta itu harus wujud. Kepada siapa diletakkan cinta? Kepada manusia? kepada Allah?

Ada waktu saya seakan menyampah bilamana bertemu orang yang terlalu melayan rasa dan perasaan kecewa. Konon tiada cinta yang suci, tiada cinta yang ikhlas, tiada cinta yang kekal. Itu bukan salah cinta.. itu salah manusia yang tidak tahu mengurus cinta. Malah ada yang kecewa dengan wanita atau lelaki lantas terus membuang cinta dan sering bila ada bicara cinta yang didengar., mulalah keluar ayat dan kata-kata ‘putus asa dan kecewa’.. hasil gambaran hatinya yang menderita kerana rasa diluka.

Cinta tidak memerlukan logik akal untuk terjadi., tidak perlu bertanya kenapa dan mengapa, bukan kita yang harus mencari jawapan kalau melihat cinta itu seakan pelik. asbab itu ada orang yang sempurna fizikal jatuh cinta kepada yang cacat, tua kepada yang muda. muda kepada yang tua.. juga melangkaui batas kemanusiaan yang normal.asbab itu cinta tumbuh tanpa syarat, sebab itu wujudnya cinta sonsang. tapi sebagai ummat Baginda saw. kita haruslah meletakkan agama sebagai panduan melayari cinta.



Walhal cinta adalah satu semangat yang baik untuk makhluk terus hidup malah permulaan kita (adam) dicipta juga kerana cinta Allah swt . teringat kisah dizaman Baginda dan sahabat...bilamana mereka tidak mahu menjalankan kehidupan sebagaimana biasa dan menolak kehidupan normal, semata-mata kononnya kerana ingin beribadah, membuktikan cintanya mereka kepada Allah swt.

“Sesungguhnya salah seorang daripada sekumpulan sahabat Nabi sallallahu alayhi wa sallam telah berkata, “Berkenaan dengan diriku, maka aku akan berpuasa dan tidak berbuka. Berkata seorang yang lain: Aku akan berQiyam di malam hari dan tidak akan tidur. Dan berkata lagi seorang yang lain: Aku pula, aku tidak akan mengahwini perempuan. Seorang lagi berkata: Aku pula, sekali-kali aku tidak akan memakan daging. Lalu Baginda Sallallahu alayhi wa sallam bangun dan berucap, lantas Baginda berkata, “Apa halnya dengan pemuda-pemuda yang setiap seorang mereka ini berkata begini begitu? Aku sendiri berpuasa dan berbuka, bangun malam dan aku juga seorang yang mengahwini perempuan juga aku memakan daging. Barangsiapa yang tidak ingin kepada Sunnahku maka dia bukan dari kalangan (pengikut)ku” (Dari Sunan al-Nasaa’ie, no. 3217)

walhal hidup bukan semata pengabadian untuk solat sahaja, puasa sahaja, pergi bertapa atau duduk dibiara tidak berkahwin, malahan sebenarya hidup itulah sudah dikira ibadah bilamana setiap pekerjaan dan nawaitu kita semata-mata kerana Allah. Sayangnya Allah kepada kita, bila bekerja itu pun ibadah, tidur juga satu ibadah, pandang wajah orang tua besar pahala, suami isteri yang berbalas senyuman pun dapat pahala.. waima aktiviti bilik suami isteri juga ibadah..


Moral : ingatlah,. Tidak perlu lari dari cinta, kerana cinta itu adalah anugerah Allah swt buat hambaNYA, kerana kita juga wujud dari sifat Allah yang Maha Pencinta. Rasa kasih dan sayang itu banyak dan berbilang-bilang. Kita boleh menyayangi teman dan kawan, kita boleh rasa kasih kepada handai dan taulan, kita rasa sayang dan simpati pada semua makhluk.. tapi rasa cinta itu satu.. dan berikan serta letakkan ia pada tempat yang betul dengan mendahulukan mencintai Allah swt dan Baginda Rasulullah saw ibubapa dan pasangan serta zuriat keturunan.

Justeru, pupuk dan bajai cinta kalian dengan betul dan berarah, dengan tenang dan doa. Dengan usaha dan tawakkal.. semoga rasa dan emosi itu dapat di tangani dengan betul dan berhemah,. Kerana cinta adalah kekuatan manusia. Sunnatullah, rasa dan keingian untuk disayangi dan menyayai itu wujud., Cuma ada kala dan ketika, kita belum bertemu dan diketemukan dengan orang yang betul,. Maka itu, bila sudah ditemukan Allah, bajai dan jagalah ia.. semoga bercintalah kalian sampai kesyurga...amin..


~Ummi Nur Jannah~
0022.29042010

Dia pernah mencintaimu...

“ Alangkah teringinnya di hatiku andai aku berpeluang bertemu dengan saudara-saudaraku,” ujar Rasulullah sallallaahu ‘alayhi wa sallam. Suasana hening di pinggiran perkuburan al-Baqi’. Merenung tempat semadi para mukminin yang telah pergi, dan pasti Baginda juga akan menyertai mereka, seperti kita semua. “ Bukankah kami ini juga saudara-saudaramu wahai utusan Allah?” para sahabat melontarkan soalan. Persoalan. Jika Nabi sallallaahu ‘alayhi wa sallam merindukan saudara-saudaranya, apakah ada saudara yang lain selain mereka, para sahabat? “ Kalian adalah sahabatku. Ada pun saudara-saudaraku yang kumaksudkan, mereka adalah orang-orang beriman yang belum ada!” jawab Rasulullah sallallaahu ‘alayhi wa sallam. Aneh. Mencintai insan yang belum ada. Seandainya seorang anak muda, termenung sedih di jendela angan-angan, runsing menanggung rindu kepada bakal isteri, yang orangnya belum ada… itu sudah menjadi satu kegilaan. Di luar kebiasaan. Perlukan rawatan. Tetapi tidakkah Nabi sallallaahu ‘alayhi wa sallam juga mengungkapkan cinta yang di luar kebiasaan itu? Kematian yang pasti, menjadikan Baginda pasti bahawa peluang untuk bertemu dengan orang-orang beriman di masa-masa mendatang itu mustahil. Tidak kiralah bagaimana rupa mereka, di mana mereka berada, bagaimana keadaannya. Cukup sekadar mengetahui bahawa mereka itu beriman, malah beriman tanpa pernah bertemu dengannya, sudah menyuburkan rasa cinta. Cinta luar biasa. Cinta yang menjadikan Baginda sallallaahu ‘alayhi wa sallam itu berkorban segala-galanya. Cinta itulah yang melimpah dan terus melimpah, hingga kamu yang hidup 1000 tahun selepas pemergiannya, biar sesudut ceruk sekali pun beradanya kamu, tiada rumah yang tidak diketuk cinta Nabi. SENYUMAN PERPISAHAN Tiga hari Baginda sallallaahu ‘alayhi wa sallam tidak mampu hadir berjamaah dengan kekasih-kekasih Baginda di masjid. Sakit kepala dan demam baginda semakin menjadi-jadi. Subuh Isnin, 12 Rabi’ul Awwal tahun ke 11H, Tatkala Abu Bakr radhiyallaahu ‘anhu membetulkan saf untuk mengimamkan solat, Baginda sallallaahu ‘alayhi wa sallam menyelak tabir yang memisahkan bilik Baginda dan ruang solat di Masjid. “ Sungguh takjub. Wajah Baginda seperti lembaran mushaf. Rasulullah sallallaahu alayhi wa sallam semasa memerhatikan kami, Baginda tersenyum dan ketawa kecil. Kami terlalu gembira melihat wajah itu. Abu Bakr sendiri berundur kerana menyangkakan Baginda mahu mengimamkan solat kami. Tetapi Rasulullah sallallaahu ‘alayhi wa sallam mengisyaratkan agar kami memula dan menyempurnakan solat,” kata Anas bin Malik, Radhiyallahu ‘anhu. Wajah itu mengubat rindu mereka. Tiga hari yang hilang warna dan sepi. Tabir dilabuhkan dan kaum Muslimin meneruskan solat. Senyuman Baginda itu penuh cinta dan kasih. Senyuman yang kaya dengan kepuasan melihat kaum Muslimin. Sangka mereka itu senyum kesembuhan. Rupa-rupanya ia adalah senyuman perpisahan… Dhuha Isnin, 12 Rabi’ul Awwal tahun ke-11 Hijriah, Kekasih Allah itu pulang ke Teman Tingginya. “Fee al-Rafeeq al-A’laa, Fee al-Rafeeq al-A’laa...” Baginda menghulurkan telunjuk kirinya ke langit. “Kembali ke Teman yang Maha Tinggi, Kembali ke Teman yang Maha Tinggi” bibir itu lesu menuturkan sebuah pemergian. Tangan itu rebah terkulai. Basah dalam bejana air. Seperti air mata sekalian umat yang ditinggalkannya. Baginda wafat dalam jiwa yang penuh kasih sayang. Jiwa yang terselit di lubuk hatinya sebuah kerinduan. Merindui saudara-saudaranya. Kita. SEBUAH PERTANYAAN CINTA Justeru… Bertepukkah tanganmu menyambut cinta yang agung itu? Cintakah kamu kepada Pencinta yang agung itu? Hati kecil itu tidak mampu berbohong. Engkau tahu di mana cinta itu di hatimu…. “ Tidak sempurna iman sesiapa di kalangan kamu sehinggalah diriku lebih dikasihinya berbanding kasih kepada orang tuanya dan anak bahkan sekalian manusia ” [riwayat al-Bukhari, Muslim, an-Nasa’ie dan Ibn Majah] ABU SAIF @ www.saifulislam.com

diantara sahabat-sahabatku yang di sayangi..

diantara sahabat-sahabatku yang di sayangi..
di dalam kelas maharat